Implementasi Manajemen Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Lembaga di SMK Al-Khoeriyah Cibeureum Kota Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.70502/ajsk.v3i1.121Kata Kunci:
Manajemen tenaga pendidik, mutu lembagaAbstrak
Pendidik profesional berkontribusi menciptakan lembaga yang bermutu. Untuk menghasilkan pendidik profesional diperlukan manajemen yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen tenaga pendidik, mutu lembaga, dan hubungan manajemen tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu lembaga di SMK Al-Khoeriyah Cibeureum Kota Tasikmalaya. Manajemen tenaga pendidik ditinjau berdasarkan perencanaan, pengadaan, pembinaan pengembangan, promosi mutasi, pemberhentian, kompensasi dan penghargaan. Sementara, mutu lembaga ditinjau berdasarkan aspek input, proses, output dan outcome. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: 1) manajemen tenaga pendidik di SMK Al-Khoeriyah terdiri dari: a. Perencanaan, merumuskan jabatan untuk kemudian melakukan proses rekrutmen. b. Pengadaan, melalui proses seleksi dan penempatan sesuai kualifikasinya. c. Pembinaan pengembangan, dilaksanakan untuk meningkatkan keprofesionalan pendidik. d. Promosi mutasi, memberikan pembaharuan dalam tugas dan jabatan. e. Pemberhentian atas permohonan sendiri dan lanjut usia. f. Kompensasi dan penghargaan diberikan sesuai dengan kinerja pendidik. 2) mutu lembaga yang terdiri dari: a. Input dengan merencanakan program pembelajaran, penerimaan peserta didik. b. Proses dengan pelaksanaan pembelajaran. c. Output, hasil dari proses. d. Outcome, lulusan yang bekerja atau melanjutkan pendidikan. 3) Dengan dilakukannya tahapan manajemen pada tenaga pendidik berdampak pada peningkatan mutu sekolah yang tampak pada outcome sekolah.
Unduhan
Referensi
Arbangi, Dakir, & Umiarso. (2018). Manajemen Mutu Pendidikan. Prenadamedia Group.
Astuti, E. (2022). Manajemen Tenaga Pendidik dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di MAN 1 Tanggamus.
Azman, N. (2013). Kamus Standar Bahasa Indonesia. Fokusmedia.
Fatah, N. (2001). Landasan Manajemen Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya. Hasibuan, M. S. . (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
L. Gaol, J. (2014). A to Z Human Capital Manajemen Sumber Daya Manusia (N. Purwanti (ed.)). PT Grasindo Anggota Ikapi.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Menyukseskan MBS dan KBK. PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2009). Manajemen Berbasis Sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Murni. (n.d.). Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan. 27–45.
Nasional, D. P. (2012). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah: Konsep Dasar. Ditjend Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sebastian Fedi. (n.d.).
Uatri Safitri, N. (n.d.). Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Administrasi Pendidikan. Undang Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 6 . (n.d.).
Zulkarmain, L., Islam, U., Sunan, N., & Yogyakarta, K. (2021). Pendidikan di Lembaga Pendidikan Islam. 3, 17–31.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Ade Nurul Khotimah, Imas Komalasari, Upi Luthfiah Resnasari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











