WHATSAPP SEBAGAI MEDIA DAKWAH PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.70502/ajsk.v2i1.40Kata Kunci:
Metode, dakwah, penyuluh agamaAbstrak
Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia oleh karena itu memiliki keterikatan khusus yang terjadi dengan alqur’an. Seperti hal nya diketahui bahwa alqur’an menjadi landasan hidup kaum muslim dan tidak dipisahkan dari kehidupannya di seluruh dunia. Sehingga dalam hal ini pembelajaran baca tulis alqur’an akan terus mengalami perkembangan dan menjadi tuntutan bagi para pendidik dan peserta didik untuk mempelajarinya dengan benar. Kondisi tersebut tidak terkecuali bagi ibu-ibu majelis taklim, yang ada di majelis taklim Al-Ihsan kecamatan Cibugel. Salah satu pendidik di lembaga tersebut adalah penyuluh agama islam. Semenjak munculnya virus covid-19, maka proses pengajian dilaksanakan secara online melalui media Whatsapp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekstiftif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan paradigma kintruktivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode dakwah yang digunakan oleh penyuluh agama Islam dalam menyampaikan dakwah nya untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-qur’an melalui whatsapp di majelis taklim Al-Ihsan adalah dengan dakwah bil lisan, yaitu menyampaikan dakwah beserta bimbingan baca tulis Al-qur’an secara langsung lewat lisan ataupun tulisan yang dikirim pada grup whatsapp yang beranggotakan seluruh jamaah majelis taklim Al-Ihsan melalui fitur voice note atau pesan teks whatsapp. Pemilihan media whatsapp dipertimbangkan dengan kecakapan penggunaan media ibu-ibu majelis taklim Al-Ihsan yang secara umum memiliki aplikasi tersebut, mereka menganggap penggunaan media whatsapp cenderung paling mudah dibandingkan dengan media yang lainnya. Fitur-fitur yang ada dalam media whatsapp juga bersifat fungsional mengingat program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-qur’an, penyuluh agama memanfaatkan fitur voice note untuk mengirimkan bacaan Al-qur’an dan fitur gambar untuk mengirimkan hasil tulisan Al-qur’an para jamaah majelis taklim Al-Ihsan. Kemudian dalam prosesnya terdapat faktor pendukung yaitu adanya faktor internal dari dalam diri jamaah majelis taklim, adanya rasa ingin belajar yang tinggi juga semangat untuk tetap melakukan kegiatan pengajian walaupun secara daring melalui media whatsap meskipun pada saat ini pengajian secara tatap muka bisa dilaksanakan kembali. Sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya faktor internal yang menyebabkan kesulitan dalam belajar baca tulis Al-Qur’an adalah rasa malas dan malu yang ada dalam diri jama’ah.
Unduhan
Referensi
Anjani, A., Ratnamulyani, I. A., & Kusumadinata, A. A. (2018). Penggunaan Media Komunikasi Whatsapp terhadap Efektivitas Kinerja Karyawan. Jurnal Komunikatio, 4(1).
Amin, Samsul Munir. (2009). Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah.
Armawati Arbi. (2012). Psikologi Komunikasi Dan Tablig. Jakarta: Amzah.
Aziz, A. A. B. (2004). The Role of Majelis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Kelantan (MAIK) in Da'wah Activities: With Reference to the Orang Asli and Siamese Communities In The State.
Aziz, Muhammad Ali. Ilmu Dakwah, Cet- Ke.I Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Kriyantono, Rachmat. (2007). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.
KusumaAC. (2013). Analisis Pengaruh Komunikasi Efektif terhadap Kinerja Karyawan PT. Mitra Makmur Industri. Alih Jenis Manajemen. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Lexy J., Moleong. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhyidin, Asep. Dakwah dalam Perspektif Al-Quran: Studi Kritis atas Visi, Misi dan Wawasan. Bandung: Pustaka Setia.
Munir, M. (2009). Metode Dakwah. Jakarta: Kencana.
Narbuko. Achmadi. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
PDF Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Direktorat Penerangan Agama Islam tahun 2012
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan.
Rusni A. (2017). Penggunaan Media Online Whatsapp dalam Aktivitas Komunitas One Day One Juz (ODOJ) dalam Meningkatkan Minat Tilawah ODOJER di Kota Pekanbaru. Skripsi. Riau: Jurusan Ilmu Komunikasi-Konsentrasi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Riau.
Saputra, Wahidin. (2012), Pengantar Ilmu Dakwah, Cet. Ke-II. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Shidiq, M. S. M. (2020). Strategi Komunikasi Dakwah melalui Pesan Whatsapp group dalam Meningkatkan Kualitas Ilmu Agama. KOMUNIKA, 3(1), 29-38.
SKB Menteri Agama dan Mendagri RI Nomor 44 A dan 124, tanggal 13 Mei Tahun 1982 tentang Usaha Peningkatan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an bagi Umat Islam.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: ALFABET CV.
Suparta, Munzier, dan Harjani Hefni. (2009). Metode Dakwah. Cet. Ke-3, Jakarta: Kencana.
Tanjung, I. I., Nurhayati, N., Jannah, R., & Sari, R. F. (2020). Pembelajaran Baca Tulis Alquran Dalam Dunia Pendidikan. Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2).
TRI, Y. A. (2021). Metode Dakwah Dalam Pengajian Ibu-Ibu Untuk Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Di Desa Sinar Baru Kecamatan Sukoharjo Pringsewu (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Wawan Setiawan, Rizky Putri Amalia, Vina Vionita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











