Realitas Komunikasi Diantara Penganut Umat Berbeda Agama: Studi Kasus Etnis Tionghoa Dan Jawa Serang Di Kecamatan Kasemen Kawasan Banten Lama

Studi Kasus Etnis Tionghoa dan Jawa Serang di Kecamatan Kasemen Kawasan Banten Lama

Penulis

  • Wawan Setiawan STAINU Tasikmalaya
  • Mega Febriyanti UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Nurbaiti Arifiana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.70502/ajsk.v2i1.49

Kata Kunci:

Komunikasi, Penganut, Agama

Abstrak

Realitas komunikasi antara penganut agama yang berbeda dan etnis Tionghoa dan Jawa di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana interaksi sosial antara kelompok yang berbeda agama dan etnis berlangsung di tengah masyarakat yang heterogen. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dalam bentuk studi kasus. Studi kasus merupakan penelitian yang mencakup pengkajian bertujuan memberikan gambaran secara mendetail mengenai latar belakang, sifat maupun karakter yang ada dari suatu kasus. Dengan kata lain, bahwa studi kasus memusatkan perhatian pada suatu kasus secara intensif dan rinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realitas komunikasi di antara penganut umat beda agama (Etnis Tionghoa dan Jawa Serang) di Kecamatan Kasemen Kawasan Banten Lama sangat baik: (1) Masyarakat yang memiliki kesadaran adanya kesamaan atau kesederajatan perbedaan yang ada, kesadaran masyarakat yang sadar bahwa tidak ada suku atau agama yang lebih tinggi dan mulia tetapi semuanya adalah sama atau sederajat, (3) Pola komunikasi antar budaya terjadi ketika kegiatan musyawarah dan    kegiatan gotong royong yang dilakukan di Kp. Pamarican yang dijadikan sebagai tempat pertemuan dan melakukan berbagai kegiatan di lingkungan tersebut, (3) Akulturasi yang tampak segi kebudayaan yang dianut namun terjadi pencampuran dengan budaya lain dan tidak meninggalkan kebudayaan aslinya, (4) Etnis Tionghoa dan etnis Jawa Serang saling membutuhkan, seperti halnya pihak Vihara Avalokistevara membutuhkan pekerja orang beretnis Jawa Serang karena pekerja yang beretnis Tionghoa sangat minim diakibatkan merantaunya masyarakat beretnis Tionghoa ke keluar kota, begitupula masyarakat etnis Jawa Serang membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kehidupan mereka dan (5) Praktik multikulturalisme di Kp. Pamarican secara umum baik dalam praktik sehari-hari dari beberapa informan warga Tionghoa saat berinteraksi dengan warga Jawa Serang. Sifat multikultural masyarakatnya mampu menciptakan kondisi dan situasi yang tertib, saling memahami, saling menghormati dan saling menghormati.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Allo Liliweri. (2013). Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Berger, Charles.R, Michael E.Rollof, David R. Roskos-Ewoldsen. (2014). Handbook Ilmu Komunikasi The Handbook Of Communication Science. Bandung: Penerbit Nusa Media

Deddy Mulyana & Jalaludin Rakhmat. (2014). Komunikasi antar Budaya; Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya, Bandung: Remaja Rosdakarya

Deddy Mulyana dan Jalaluddin Rahmat. (2014). Komunikasi antarbudaya; Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya, Bandung: Remaja Rosdakarya

Dedi Kurnia Syah. (2018). Komunikasi Lintas Agama, Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Erlinda Minxsetiani. (2018). Komunikasi Antarbudaya dalam Menjalin Kerukunan Antar Umat Beragama Suku Jawa dan Bali di Desa Sidorejo Kecamatan Way Panji†(Skripsi jurusan Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan.

Fakhruroji. (2021). Mediatisasi Agama, Bandung: Lekkas

Franz Magnis & Suseno SJ. (1985). Etika Jawa; Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa, Jakarta: Gramedia.

Kriyantono, Rachmat. (2006). Teknik Praktis Riset Komunkasi Disertai Contoh Praktis Riset Media, Public Relations, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Liliweri, Alo. (2011). Gatra-Gatra Komunikasi Antarbudaya. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Liliweri, Alo. (2013). Dasar-Dasar Komunikas Antarbudaya. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Onong Uchjana Effendy. (2003). Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi, Bandung: Citra Aditya Bakti

Ritzer, George. (2012). Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terahir Postmodern (Edisi Kedelapan). Diterjemahkan oleh Saut Pasaribu dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ritzer, George., et.al., (2005). Teori Sosiologi Modern, Jakarta: Prenada Media.

Said Agil Husaini Al-Munawar. (2005). Fikih Hubungan Antar Agama, Ciputat: Ciputata Press

Shoelhi, Mohammad. (2015). Komunikasi Lintas Budaya dalam Dinamika Komunikasi Internasional, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Tasmuji, Dkk., (2011). Ilmu Alamiah Dasar, Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press.

Wirawan, IB. (2012). Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

https://pakarkomunikasi.com/hambatan-hambatan-komunikasi-dan- caramengatasinya/amp diakses pada hari Sabtu tanggal 22 Desember 2022 pukul 22.09 WIB. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/55439/1/NABILATUL %20KHUMAIROH-FDk.pdf

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-30

Cara Mengutip

Setiawan, W., Febriyanti, M., & Arifiana, N. (2023). Realitas Komunikasi Diantara Penganut Umat Berbeda Agama: Studi Kasus Etnis Tionghoa Dan Jawa Serang Di Kecamatan Kasemen Kawasan Banten Lama: Studi Kasus Etnis Tionghoa dan Jawa Serang di Kecamatan Kasemen Kawasan Banten Lama. An-Nahdliyyah: Jurnal Studi Keislaman, 2(1), 87–103. https://doi.org/10.70502/ajsk.v2i1.49

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama